Dark
Light

Ingocraft, Mainan a la Lego Dipadu App Mobile dan Kemudahan Teknologi 3D Printing

1 min read
November 10, 2014

Dalam kiprahnya selama 65 tahun, balok-balok Lego yang diciptakan The Lego Company asal Denmark telah merevolusi industri mainan dan hiburan. Tak hanya menjadi dasar ilmu konstruksi, Lego menginspirasi banyak pihak untuk mengembangkan dan mengadopsi ide mereka dengan bantuan teknologi dan konektivitas modern.

Terdapat puluhan mainan clone Lego tersedia di pasar, namun Ingocraft mungkin adalah yang paling unik di antara mereka. Ingocraft mengkombinasi mainan konstruksi, app 3D modelling di perangkat mobile, dan teknologi 3D printing. Ia memang dibuat dengan tujuan untuk mengedukasi generasi selanjutnya, menginspirasi mereka menjadi penemu dan pencipta di masa depan.

Layaknya Lego, kit Ingocraft menyajikan starter pack dimana Anda bisa menciptakan bentuk apapun yang diinginkan. Paket ini terdiri dari kotak-kotak kubus, batangan panjang dan pendek, plat persegi, beberapa jenis baut, nut, roda dan obeng. Mereka terbuat dari plastik kuat serta mudah disambung, sehingga anak-anak dapat merakit konstruksi berukuran besar langsung dengan tangan.

Untuk menemaninya, tim pengembang asal Florida itu juga tak lupa menyiapkan app Ingocraft. Ia memiliki dua mode permainan: mode level dengan puzzle seperti membuat kursi atau mobil; dan mode free play. Dalam mode terakhir itu, kita dapat berkreasi tanpa dibatasi jumlah balok, baut dan batangan. Anda bisa mengunggah hasil karya tersebut, atau mengedit dan memodifikasi konstruksi orang lain.

Ingocraft 01

 

Info menarik: Bionic Bird, Burung ‘Robot’ Yang Bisa Anda Kendalikan Dari Smartphone

 

Bagian ketiga dari Ingocraft memadukan konsep 3D modelling dan mainan fisik melalui dukungan 3D printer. Jika mempunyainya, komponen-komponen konstruksi dapat langsung dicetak di rumah. Developer sedang merampungkan portal galeri online untuk memudahkan pengguna memilih bentuk-bentuk baru, termasuk gear dan ‘rantai’ penggerak.

Tak memiliki 3D printer? Jangan cemas, tim Ingocraft telah bekerjasama dengan Make XYZ demi memudahkan kita dalam menemukan jasa 3D printing terdekat. Jika setuju bergabung ke program pengembangannya, developer berjanji akan mengirim desain komponen-komponen baru tiap tahun khusus untuk Anda sebelum didistribusikan secara retail.

Kampanye penggalangan dana Ingocraft di Kickstarter berlangsung hingga tanggal 29 November besok. Mereka membutuhkan US$ 15.000 agar ide ini dapat terealisasi. Satu set mainan ditawarkan sangat murah, hanya US$ 35 (ketika artikel ini ditulis, versi US$ 25 hanya tersisa dua buah), termasuk akses perdana ke app Ingocraft – kompatibel dengan iPhone dan iPad.

Previous Story

Seperti Inikah Rupa Smartphone Perdana Microsoft Lumia?

Next Story

Survei Nusaresearch Tegaskan BlackBerry dan Nokia Tidak Lagi Jadi Pilihan di Masa Datang di Indonesia

Latest from Blog

Don't Miss

AI banyak dipakai dalam pembuatan game Firmament

AI Banyak Dipakai dalam Pembuatan Game Ini, Sejumlah Pemainnya Kecewa

Penggunaan generative AI di industri video game terus menuai kontroversi.

Epic Games Dapat Suntikan Dana $2 Miliar dari Sony dan Lego untuk Bangun Metaverse

Seperti halnya Facebook Meta dan Microsoft, Epic Games juga melihat