1. Startup

Layanan Berbasis Aplikasi Mobile Jofom Fasilitasi Para Pencari Kerja Informal dengan Perusahaan

Dibuat oleh Jobstreet, saat ini baru tersedia untuk platform Android

Perusahaan penyedia informasi lowongan kerja online Jobstreet resmi memperkenalkan Jofom sebagai salah satu inovasi terbarunya pada Kamis ini (12/3). Jofom merupakan aplikasi berbasis Android yang memberikan informasi lowongan kerja di bidang informal. Kehadiran Jofom ini dapat menjadi angin segar bagi para pelamar kerja sektor informal yang umumnya di dominasi oleh para pelamar non gelar (SMA, SMK, STM, dan lainnya).

Country Manager Jobstreet Faridah Lim mengatakan, "Kami melihat adanya kelompok yang belum terperhatikan (lulusan non gelar) dan mereka tidak memilik sarana (untuk mencari pekerjaan), beda dengan kelompok yang memiliki gelar."

"Ini juga bisa membantu dari sisi perusahaan, karena mereka kerap kesulitan dalam mencari tenaga kerja informal. Jadi dengan hadirnya jofom ini kami ingin menjembatani itu." tambahnya.

Aplikasi Jofom ini sangat mudah untuk digunakan. Ketika mencoba pertama kali, Anda hanya diminta memasukkan satu nomor telepon untuk dapat dikirimi kode konfirmasi menjadi member. Sayangnya, tak ada perbedaan jelas antara perusahaan dan para pencari kerja sebagai pengguna aplikasi, sehingga kevalidan iklan lowongan pekerjaan menjadi pertanyaan sendiri.

Menanggapi hal tersebut, Faridah menjelaskan bahwa ada sistem laporan yang disediakan dalam aplikasi untuk mencegah terjadinya penipuan. Sehingga jika ada laporan (minimal tiga)  yang menyatakan bahwa iklan tersebut mencurigakan, maka pihak Jofom akan segera menindaknya dengan menghapus iklan tersebut dan juga memblokir nomor pemasang iklan.

Fitur yang menjadi unggulan dari aplikasi ini ada dua, yaitu Hubungi Langsung (Telepon langsung kepada user) dan Wawancara Langsung (Walk in Interview). Dengan fitur Hubungi Langsung, pengguna dapat segera menghubungi perusahaan yang memasang iklan lowongan pekerjaan di aplikasi. Sedangkan melalui fitur Walk in Interview, para pencari kerja dapat menghadiri wawancara sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan oleh perusahaan.

Yang menjadi masalah berikutnya adalah identitas lengkap para pencari kerja ini. Karena hanya mendaftar melalui nomor telepon, pengguna tak perlu mengisi identitasnya secara lengkap. Tak ada form Curriculum Vitae yang harus dilengkapi seperti yang terdapat di situs-situs pencari kerja pada umumnya.

Menanggapi hal ini, pihak Jofom menjelaskan bahwa mereka ingin meringkas proses perekrutan karena keterbatasan media penggunaan aplikasi, yaitu melalui ponsel. Peringkasan proses perekrutan ini diharapkan dapat mempermudah penggunaan aplikasi dan mempercepat proses perekrutan, karena pada umumnya tenaga kerja informal tidak memiliki banyak spesifikasi khusus seperti tenaga kerja yang memiliki tingkat pendidikan lebih tinggi.

Mengenai wilayah cakupan, Faridah menjelaskan, "Saat ini wilayah yang dapat dijangkau oleh Jofom adalah Jabodetabek, dan baru mencoba untuk memperluas ke seluruh Jawa, khususnya Jawa Barat saat ini. Tapi ke depannya kita pasti akan mencakup seluruh Indonesia."

Sejak diluncurkan pada 17 September 2014 lalu, Jofom sudah mencapai angka unduhan lebih dari 12.000 dan memiliki lebih dari 2.000 lowongan kerja per harinya dengan view lebih dari 500.000. Aplikasi ini baru tersedia pada perangkat Android saja, karena menurut Farida saat ini platform Android adalah yang paling mendominasi dan terdapat di berbagai brand ponsel. Anda dapat mengunduh aplikasi ini melalui tautan berikut.

Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter
Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again