Dark
Light

Setelah Perjalanan Panjang, Valve Merampungkan Desain Akhir Steam Controller

1 min read
January 9, 2015

Melalui trinitas SteamOS, Steam Machines dan Steam Controller, setidaknya Valve mempunyai tiga impian: membawa PC gaming ke ruang keluarga, menciptakan sistem operasi terbuka, serta membuat sistem kendali alternatif keyboard dan mouse. Tapi bagian terakhir itu ternyata cukup rumit, dan beberapa kali Valve mencoba desain berbeda demi mencari yang terbaik.

Karena Steam Controller pula-lah seluruh program Steam Machines terpaksa ditunda ke tahun 2015. Berita baiknya, ada laporan menyebutkan bahwa Valve sudah dalam proses finalisasi rancangan Steam Controller. Hal tersebut dikatakan oleh CEO Origin PC Kevin Wasielewski pada GameSpot di ajang Consumer Electronics Show 2015. Origin PC adalah produsen PC kustom yang dirikan oleh mantan staf Alienware.

Gambar desain Steam Controller terkini sebenarnya sudah muncul via Steam client beta, dikabarkan oleh Valve Time pertengahan Desember kemarin. Penempatan layout tak jauh berbeda dari rancangan hasil publikasi Twitter Steam Database di bulan Juli 2014. Hanya ada sedikit perubahan, dan meskipun tersaji dalam ilustrasi, kita tak akan kesulitan menebak tombol dan stick apa saja yang ada di sana.

Di bagian muka, ada sepasang touchpad bulat, rangkaian tombol muka, stick analog di kiri bawah dan action button bersebelahan dengannya. Kita juga boleh berasumsi akan ada dua pasang shoulder button ditambah dua tombol di punggung. Perbedaan terbesar ialah kemunculan pemandu arah empat titik di touchpad kiri. Sulit menebak maksud Valve hingga mereka menunjukkan foto sebenarnya.

 

Info menarik: Alasan Valve Merubah Desain Steam Controller & Menghadirkan Stick Analog

 

Steam Controller Finalized 02

Namun tentu hal itu tak menghentikan saya berasumsi. Touchpad kiri sekarang terlihat seperti directional pad standar pada gamepad biasa. Tapi mungkin, Valve mengkombinasinya dengan sistem touchpad agar navigasi lebih mulus, lembut dan intuitif. Tebakan lainnya, semua fungsi tombol bisa dikustomisasi melalui app atau add-on pada Steam.

Kevin Wasielewski menuturkan bahwa Valve akan memberikan informasi lebih lengkap di GDC 2015 setelah merangkum semua umpan balik user dan beta-tester, lalu menghadirkannya dalam beberapa penjelmaan berbeda tiga sampai empat kali. “Dan sekarang controller tersebut sudah selesai. Jadi mereka tinggal melewati tahap produksi, dan akan memberi pengumuman baru dalam Game Developers Conference.”

Menariknya, Wasielewski turut mengungkapkan rasa pesimisnya terhadap Steam Machines. Menurut sang bos Origin PC, Steam Machines hanyalah PC yang ditaruh di ruang keluarga dan diberi nama berbeda. “PC ruang keluarga sudah lama Anda, dan bukan hal baru,” jelasnya.

Previous Story

Samsung Galaxy Grand Max Panaskan Persaingan Smartphone 4G Murah

Next Story

ASUS Indonesia Gandeng PesonaEDU Hadirkan Bundling Perangkat Lunak Pendidikan

Latest from Blog

Don't Miss

Valve Buat Regulasi Baru di CS:GO, Apa Dampaknya ke Ekosistem Esports?

Selama bertahun-tahun, Valve jarang turun tangan untuk menentukan arah perkembangan
Dota 2 10th anniversary

Rayakan 10 Tahun, Dota 2 Rilis Seri Kosmetik Ikonik Sepanjang Sejarah

Setelah dinantikan sekian lama, Dota 2 akhirnya merilis update untuk