Dark
Light

Valve Rilis CS:GO 360 Stats, Layanan Statistik Berbayar, Pemain Kecewa

1 min read
May 6, 2021

Valve merilis update baru untuk game Counter Strike: Global Offensive. Pada update ini, Valve menghentikan Operation Broken Fangmengubah map-map aktif di matchmaking, serta merilis case terbaru Snakebite. Valve juga merilis layanan pelacak statistik berbayar bernama CS:GO 360 Stats

“Semua match Competitive, Wingmandan Premier yang Anda mainkan di server resmi akan terlacak pada halaman Stats,” ujar Valve dalam pengumuman resmi mereka. “CS:GO 360 Stats mencakup akses statistik pertandingan dari game mode Competitive, Premierdan Wingman.” 

CS:GO 360 Stats dibanderol dengan harga US$0.99 atau sekitar Rp14 ribu per bulan. Saat berlangganan dengan layanan ini, Anda akan diberikan akses ke CS:GO 360 Stats Hub. Stats Hubini akan menampilkan karir, statistik, dan progres Anda. Fitur ini mirip dengan yang terdapat di Operation Broken Fang. Sayangnya, statistik Anda hanya akan tercatat saat sedang berlangganan.

Meskipun ada beberapa pemain yang antusias dan memberikan respon baik pada fitur pelacak statistik ini, reaksi para pemain kebanyakan negatif. Banyak pemain CS:GO beranggapan fitur ini seharusnya tidak berbayar, ada juga yang membahas bahwa pelacak statistik 3rd-party sudah ada. Beberapa pemain kesal pada Valve yang fokus meraup keuntungan daripada memberantas para pengguna cheat.

“$0.99 perbulan untuk CS:GO 360 Stats? Serius?” Ujar akun Twitter Pierre Dav. “Siapa yang mau membayar setiap bulan untuk melihat statistik melawan spinbots setiap dua game?”

“Tunggu… Jadi saya harus bayar untuk melihat statisik saya…. Saat saya bisa melakukan hal itu gratis di website eksternal?” Ujar akun Twitter @blaze_hm.

“Bagaimana kalau perbaiki anti-cheat dan benar-benar peduli dengan komunitas daripada menambah skin-skin berkilau yang tidak memperbaiki apa-apa kecuali menambah uang untuk Valve.” Ujar akun Twitter @Crazyluck221.

https://twitter.com/Crazyluck221/status/1389400054050426887

“Mengapa game ini berusaha untuk membunuh diri sendiri?” ucap user Reddit KerimTheGaddar. “Mengapa mereka memperlakukan para pemainnya seperti ini? Saya benar-benar tidak mengerti.”

Di sisi lain, salah satu game FPS saingan CS:GO, Valorant sedang fokus untuk menangkal sikap toxic dengan cara merekam voice chat in-game. Bagaimana menurut Anda? Apakah update baru dari CS:GO ini berguna?

Previous Story

Samsung Galaxy M12 Resmi Dijual di Indonesia, Unggulkan Layar 90 Hz dan Baterai Besar di Harga 2 Jutaan

Resmi Rilis Tapao V2, Adgo Targetkan Akselerasi Pebisnis Mikro
Next Story

Resmi Rilis Tapao V2, Adgo Targetkan Akselerasi Pebisnis Mikro

Latest from Blog

Don't Miss

Valve Buat Regulasi Baru di CS:GO, Apa Dampaknya ke Ekosistem Esports?

Selama bertahun-tahun, Valve jarang turun tangan untuk menentukan arah perkembangan

Lolos Kualifikasi APAC, Timnas CS:GO Indonesia ke Playoff IESF WEC 2023 Rumania

Hasil positif berhasil diraih oleh tim nasional CS:GO Indonesia setelah